Network Manager di Debian

Posted: November 16, 2011 in Linux

by Naga Jose

Assalamu’alaikum

Saya ingin mencoba menjelaskan bagaimana mengkonfigurasikan WiFi Interface di System Debian.Konfigurasi jaringan antarmuka nirkabel dapat dilakukan dengan menggunakan connection manager (seperti NetworkManager) atau melalui  /etc/network/interface dengan utilitas tujuan khusus (seperti wpa_supplicant). Contoh NetworkManager  akan saya coba jelaskan dibawah ini. :)

Network Manager
Network Manager adalah sebuah antarmuka jaringan yang dibuat untuk membantu Anda mengelola perangkat jaringan dan koneksi ke Internet secara terpusat. Tujuannya adalah untuk membuat jaringan dengan mudah tanpa perlu seorang pengguna mengetahui bagaimana cara menyeting jaringan secara mendetail (tersedia bagi mereka yang ingin melakukannya). Network Manager menyediakan cara mudah untuk mengatur akses koneksi melalui jaringan kabel (Wired), Nirkabel (Wireless), Modem USB, Modem ADSL dan bahkan Virtual Private Network (VPN). Network Manager tersedia untuk semua distro Linux yang menggunakan manajemen dekstop GNOME dan KDE. Kemudahan dalam pengaturan konektivitas jaringan yang di tawarkan Network Manager adalah cukup dengan menggunakan fungsi klik-kiri dan klik-kanan pada mouse. Sebuah klik-kiri mouse pada applet akan menampilkan kotak dialog dan memungkinkan jenis perubahan cepat sedangkan klik-kanan memungkinkan Anda untuk mengaktifkan atau menonaktifkan, melihat informasi tentang koneksi Anda saat ini, dan mengedit koneksi dengan cepat dan mudah.

Khusus untuk pengguna UBUNTU, kadang mengalami kasus hilangnya ikon Network Manager dari “Notification Area”. Hal ini tentu saja merepotkan, terutama bagi yang sering memanfaatkan applet ini untuk connect ke Internet. Nah, bagi yang mengalami masalah ini, jangan buru-buru menginstal ulang UBUNTUnya, coba dulu trik ini.

buka terminal, ketik:

cd /etc/NetworkManager/
edit file nm-system-settings.conf dengan editor kesukaan anda

Ubah “managed=false” menjadi “managed=true” (biasa di bagian paling bawah, simpan perubahan yang dilakukan, dan kemudian restart Network Manager dengan cara mengetik perintah berikut di Terminal:

sudo /etc/init.d/networking restart

GNOME
Install paket Gnome Network Manager :

$ su
# aptitude install network-manager-gnome

log out dan login untuk melihat Network Manager yg anda Install di Notification Area anda

KDE
install paket Network Manager KDE:

$ su
# aptitude update
# aptitude install network-manager-kde

dari K menu. pilih “Run Command”, ketik “knetworkmanager”dan klik “run”
Aplet baru akan muncul di system tray anda.
Klik kanan ikon tersebut untuk menghadirkan KNetworkManager pop-up menu.

WICD
Wicd adalah program linux opensource network manager yang menyediakan aplikasi sederhana untuk mengatur koneksi jaringan baik itu kabel atau nirkabel dengan konfigurasi yang berbeda-beda.
Fitur Wicd antara lain sebagai berikut :
– Tidak tergantung pada Gnome (meskipun membutuhkan GTK), sehingga bisa digunakan di XFCE, Fluxbox, Openbox, Enlightenment, dll.
– Bisa mengatur jaringan kabel (ethernet) dan nirkabel.
– Profil untuk tiap jaringan kabel dan nirkabel.
– Tersedia beberapa enkripsi, seperti WEP/WPA/WPA2 atau bisa ditambahkan sendiri.
– Kompatibel dengan wireless-tools.
– Icon di Tray yang menunjukkan aktifitas jaringan dan sinyal wireless.

cara install wicd:

# aptitude install wicd

untuk yg menggunakan Debian Lenny harus menambahkan baris ini d /etc/apt/source.list:

# deb http://www.backports.org/debian lenny-backports main contrib non-free

kemudian update:

# aptitude update

baru di install:

# apt-get -t lenny-backports install wicd

Jika WICD anda tidak juga bisa terhubung, pastikan file  /etc/network/interfaces hanya terisi:

auto lo
iface lo inet loopback

Sekian dari saya,,, lebih dan kurang mohon maaf
Kritik dan saran anda sangat saya butuhkan untuk lebih memantapkan tutorial yg tidak seberapa ini
:)

Regards
NAGA

Komentar
  1. secretblue mengatakan:

    mantap bg😀
    belum nyoba tapi😀

  2. firdaus mengatakan:

    apa perbedan antara aptitude dengan apt-get ?
    apa kegunaan merubah false >> true ?

    mohon pencerahannya mastah😛 ?

  3. firdaus mengatakan:

    apa fungsi -t bang ?

  4. ophrack3rz mengatakan:

    apt-get sama aptititude itukan pemaketan manajemen aplikasi.
    kalau gak salah saya di aptitude lebih lengkap manajemennya

    kalau fungsi -t itu kalau gak salah untuk membuat jalan suatu command line tidak berhenti
    maao kalau salah,

    tapi tergantung pada perintah command nya juga

  5. dauzcode mengatakan:

    kwkwkkwkw asal aja ke jawab sesaaaaaaaattt akuuuu ….😛

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s